"Kalau kau bukan anak raja, dan kau bukan anak seorang ulama besar, maka jadilah penulis" Al - Ghazali.

Sejarah Kucing di Pulau Tikus dan Tentang Nemo

Sejarah Kucing di Pulau Tikus dan Tentang Nemo

Pulau tikus dilihat dari
atas menara Pengawas
Assalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatuh
Berbicara tentang pulau tikus sangat banyak sisi yang dapat kita lihat dan saksikan keindahannya. Pulau ini menjadi salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi jika datang ke Bengkulu. Bicara masalah pulau tikus, bukan berarti pulau tersebut dominan di huni oleh hewan bernama tikus. Tentu dengan mendengar namanya kita jadi teringat salah satu film animasi yang berjudul ‘Tom and Jerry’. Di film tersebut diceritakan jika tikus yang bernama Jerry ini mempunyai musuh abadi bernama Tom yang tak lain adalah seekor kucing.

Nah bagaimana dengan tikus-tikus yang ada di Pulau Tikus? Apakah mereka juga menjalin permusuhan dengan kucing?
Pulau Tikus sempat menjadi habitat kucing-kucing liar. Bahkan dulu jumlah kucing yang menjaga pulau tersebut sangat banyak. Lantas darimana kucing-kucing tersebut berasal?
Thomas (Guide) menceritakan awalnya kucing tersebut dibawa oleh nelayan. Jumlah kucing yang dibawa hanya satu ekor. Tapi kucing tersebut sedang mengandung alias bunting. Singkat cerita, kucing tersebut ditinggallah di pulau tersebut hingga akhirnya beranak pinak.
“Kucing tersebut sebenarnya tidak sengaja terbawa oleh nelayan, mungkin waktu hamil dia masuk ke dalam kapal kemudian terbawa,” tambah Thomas.
Seiring waktu berjalan, kucing bunting yang awalnya cuma seekor itu akhirnya punya anak jantan dan betina yang kemudian saling membuahi. Hingga akhirnya, populasi kucing di Pulau Tikus membludak.
“Kalau sekarang paling tinggal 10 ekor,” imbuh Thomas.
Menyusutnya jumlah kucing tersebut karena banyak pengunjung yang datang ke pulau seluas 0,65 hektar tersebut memilih untuk membawa kucing liar tersebut sebagai hewan peliharaan. Selain itu, banyak pula yang mati karena faktor usia.
Ikan Nemo yang ada di Pulau Tikus
Ikan Nemo
Keindahan lainnya yang tidak akan dilupakan jika berkunjung ke pulau tikus adalah Nemo. Kalian pernah tentu pernah menonton atau sekadar hanya mendengar 'Finding Nemo' ?

Film animasi yang menceritakan perjalanan ikan mungil yang bernama Nemo. Kecantikan ikan Nemo tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat Bengkulu. Pasalnya, ikan berwarna cerah tersebut ternyata sangat banyak jumlahnya di Pulau Tikus.
Ikan nemo ini dikenal dengan corak yang menarik. Bila sedang snorkling, ikan kecil tersebut sesekali akan mendekat, seolah-olah mengajak untuk bermain bersama. Namun saat coba untuk disentuh, dia akan kembali lari.  Ikan Nemo hidup di sekitaran tentakel anemon.
Nemo dan Anemon
Pada umumnya ikan Nemo hidup berkelompok dan sangat mengantungkan hidupnya dengan  hewan laut  lainnya. Sebenarnya, biota laut yang satu ini masuk ke dalam kategori ikan hias. Karena itu, ikan yang satu ini sudah mulai diperdagangkan bahkan diekspor. Hal ini pula yang akhirnya mulai mengancam keberadaan Nemo di pulau tikus.
Sebenarnya, ikan ini memiliki banyak nama sehingga terkadang membingungkan. Di kalangan pencinta ikan hias, ikan ini biasa disebut ikan badut atau ikan giru.  Sementara nama ikan Nemo ternyata diberikan oleh para penyelam karena ikan ini  hidup bersimbiosis dengan rumahnya yakni anemon. Sementara di kalangan Peneliti ikan ini lebih dikenal dengan sebutan  Clown fish atau ikan amphiprion.
Bagaimana, anda tertarik untuk melihat secara langsung ikan yang berkembang biak dengan cara bertelur tersebut ?

Baca juga :

Share on Google Plus

About Komando Badar TV

6 komentar:

  1. Aku lebih suka liat nemo nya kak udah kaya dori gitu. Tapi pas liat karangnya udah nggak bagus lagi karena perbuatan ulah manusia yang selalu merusak alam tanpa memperhatikannya.

    nurazizahkim.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Nemo lebih lucu dan ikonik...keren deh

    BalasHapus
  4. Nemonya! Aih bobe ga ke pulau tikus lagi kah? >.<

    BalasHapus
  5. @nur emang kita sebagai penerus harus mampu menjaga serta selalu mensosialisasikannya.

    @sepenggalinfo.com memang mantap bro. :D

    @anindita ya kita rancang lagi. selanjutnya sudah tau mau apa pasti lebih mantap.

    BalasHapus
  6. wah, bukanya pulau tikus itu di huni tikus kak llau habis dimakan kucing :)

    BalasHapus