"Kalau kau bukan anak raja, dan kau bukan anak seorang ulama besar, maka jadilah penulis" Al - Ghazali.

Persiapan Pendakian dan Kelas BoBe

Persiapan Pendakian Dan Kelas BoBe

Via rinjaninationalpark.com
Assalamu'alaikum warahmatullahiwabarakatuh
Mendaki gunung adalah kegiatan yang tidak berguna namun itu hanya bagi sebagian orang saja. Kedinginan dan kelelahan, serta risiko yang bakal dihadapi juga cukup besar. Banyak cerita para pendaki gunung yang tewas karena berbagai hal. Di antaranya jatuh ke jurang dan mati kedinginan.

Namun, bagi seorang yang memiliki jiwa petualang mendaki gunung menjadi aktivitas yang sangat menyenangkan. Menyusuri rimba, melewati jurang yang terjal, dan mendaki bukit adalah rintangan yang akan dijumpai. Dengan aktivitas ini pemandangan alam yang tergelar di jagad raya bisa dinikmati dengan puas.

Sebelum melakukan pendakian sejumlah persiapan dilakukan dengan sebaik-baiknya. Persiapan Perbekalan, perlengkapan, dan yang penting badan yang sehat. Untuk mendapatkan perlengkapan pendakian saat ini banyak toko yang khusus menjual itu. Tinggal pilih sesuai dompet, mau merek lokal atau asing.
Ada Tenda Dome, tas punggung besar (carriel), kantong tidur (sleeping bag), topi gunung, dan sandal gunung. Namun jika anggaran minim, alat-alat tersebut tidak harus milik sendiri. Saat ini sudah banyak organisasi atauupun usaha yang menyediakan penyewaan alat-alat camping tersebut.

Persiapan Pendakian
Bagi para petualang, mendaki gunung adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak, dengan melakukan kegiatan ini, maka seseorang bisa menyaksikan keindahan alam yang luar biasa di puncak gunung. Belum lagi dengan pemandangan yang bisa ditemui di sepanjang jalur pendakian.

Namun mendaki gunung tetap memerlukan persiapan khusus, baik teknis maupun fisik. Sebab jika tidak, maka bisa jadi mendaki gunung akan menjadi kegiatan yang sangat tidak menyenangkan. Bahkan lebih dari itu, tanpa persiapan khusus, seorang pendaki bisa mengalami celaka.

Persiapan umum yang harus dimiliki seorang pendaki sebelum mulai naik gunung antara lain:
1. Membawa alat navigasi berupa peta lokasi pendakian, peta, altimeter (Alat pengukur ketinggian suatu tempat dari permukaan laut), atau kompas. Untuk itu, seorang pendaki harus paham bagaimana membaca peta dan melakukan orientasi. Jangan sekali-sekali mendaki bila dalam rombongan tidak ada yang berpengalaman mendaki dan berpengetahuan mendalam tentang navigasi.

2. Pastikan kondisi tubuh sehat dan kuat. Berolahragalah seperti lari atau berenang secara rutin sebelum mendaki.

3. Bawalah peralatan pendakian yang sesuai. Misalnya jaket anti air atau ponco, pisahkan pakaian untuk berkemah yang selalu harus kering dengan baju perjalanan, sepatu karet atau boot (jangan bersendal), senter dan baterai secukupnya, tenda, kantung tidur, matras.

4. Hitunglah lama perjalanan untuk menyesuaikan kebutuhan logistik. Berapa banyak harus membawa beras, bahan bakar, lauk pauk, dan piring serta gelas. Bawalah wadah air yang harus selalu terisi sepanjang perjalanan.

5. Bawalah peralatan medis, seperti obat merah, perban, dan obat-obat khusus bagi penderita penyakit tertentu.

6. Jangan malu untuk belajar dan berdiskusi dengan kelompok pencinta alam yang kini telah tersebar di sekolah menengah atau universitas-universitas.

7. Ukurlah kemampuan diri. Bila tidak sanggup meneruskan perjalanan, jangan ragu untuk kembali pulang.

Kesiapan Mental
Mental amat berpengaruh, karena jika mentalnya sedang fit, maka fisik pun akan fit, tetapi bisa saja terjadi sebaliknya. Untuk mengetahui keadaan mental seseorang dalam kondisi fit atau tidak memang tidak mudah. Tentunya yang lebih memahami keadaan mental ini adalah diri kita sendiri. Kesiapan mental secara pribadi akan sangat berpengaruh pada kondisi tim (Jika Beranbgkat dengan Tim). Sebelum berangkat pilihlah salah seorang peimimpin jika malakukan pendakian dengan jumlah lebih dari dua orang. Jika kesiapan mental tidak dalam kondisi fit alangkah baiknya jika tidak memaksakan diri.

Hadits Nabi  berikut ini sebagai salah satu bukti begitu seriusnya Islam memandang persoalan kepemimpinan ini. Nabi  Shalallahu ‘Alaihi Wassallam bersabda:

“Jika ada tiga orang bepergian, hendaknya mereka mengangkat salah seorang di antara mereka menjadi pemimpinnya.” (HR Abu Dawud dari Abu Hurairah).

Kesiapan Fisik
Beberapa latihan fisik yang perlu kita lakukan, misalnya : Stretching / perenggangan (sebelum dan sesudah melakukan aktifitas olahraga, lakukanlah perenggangan, agar tubuh kita dapat terlatih kelenturannya). Jogging (lari pelan-pelan) Lama waktu dan jarak sesuai dengan kemampuan kita, tetapi waktu, jarak dan kecepatan selalu kita tambah dari waktu sebelumnya. Latihan lainnya bisa saja sit-up, push-up dan pull-up Lakukan sesuai kemampuan kita dan tambahlah porsinya melebihi porsi sebelumnya.

Beberapa perlengkapan atau bekal yang harus dibawa saat mendaki gunung adalah :* Carriel atau tas besar untuk menampung seluruh perbekalan dan peralatan yang dibutuhkan
* Matras. Fungsinya adalah untuk alas duduk saat beristirahat sejenak.Matras juga bisa digunakan untuk pelapis di dalam carriel agar terlihat lebih rapi.

* Jas hujan. Alat ini sangat diperlukan terutama untuk mengantisipasi jika turun hujan saat pendakian. Sebab seringkali cuaca di gunung kurang bersahabat dan turun hujan yang cukup lebat.

* Tenda.Alat ini digunakan ketika para pendaki hendak beristirahat dalam waktu yang cukup lama. Tenda juga bisa melindungi para pendaki saat terjadi hujan atau angin kencang.

* Kantung tidur atau Sleeping bag.Alat ini berfungsi untuk menyelimuti saat tidur di gunung.Selain itu juga bisa digunakan sebagai alas tidur.

* Alat penerangan, seperti senter, lilin, batere cadangan, lampu badai. Dengan adanya alat penerangan yang memadai, maka kegiatan mendaki di malam hari bisa berjalan dengan lancar.

* Topi, sarung tangan, kaos kaki tebal, sepatu khusus. Sepatu khusus ini diperlukan karena medan di pegunungan beda dengan medan di daerah yang datar sehingga memerlukan sepatu yang khusus.

* Pakaian hangat seperti jaket, kaus lengan panjang dan celana panjang kasual dengan bahan yang kuat dan nyaman pakai.

* Alat-alat P3K, suplemen makanan, makanan instan/kalengan, dan minuman mineral. Ketersediaan makanan yang cukup akan mampu memberikan energi yang cukup pula saat mendaki.

* Golok tebas, pisau lipat, dan teropong. Yang tidak kalah pentingnya adalah alat perekam (kamera atau handycam) untuk mendokumentasikan kegiatan selama pendakian.

Kesiapan Administrasi
Mempersiapkan seluruh prosedur yang dibutuhkan untuk perijinan memasuki kawasan yang akan dituju.

Kesiapan Ketrampilan dan Pengetahuan
Pengetahuan untuk dapat hidup di alam bebas. Kemampuan minimal yang perlu bagi pendaki adalah pengetahuan tentang navigasi darat, survival serta PPGD (Pertolongan pertama gawat darurat) praktis.

Jadi jangan remehkan para pendaki yang selalu mendaki gunung, atau sedikit-sedikit mendaki gunung. Namun hal yang harus tetap dilaksanakan bagi kita seorang muslim adalah jangan pernah tinggalkan shalat, biasakan selalu membawa alat shalat dan pakaian bersih serta mushaf Al-Quran.

Segala sesuatu yang Allah ciptakan, baik di langit maupun di bumi pasti ada tujuan dan hikmahnya. Tidaklah semata mata karena hanya suka-suka saja. Bahkan seekor nyamuk pun tidaklah diciptakan sia-sia

2 tujuan utama penciptaan manusia
1. Mengilmui Tentang Allah
“Allah lah yang menciptakan tujuh langit dan seperti itu pula bumi. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwasanya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu.” (QS. Ath Thalaq: 12).

2. Untuk Beribadah Kepada Allah Semata
“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku”. (QS. Adz Dzariyat: 56).

Seputar BoBe
Blogger Bengkulu (BoBe), salah satu visi berdirinya adalah untuk menjadi wadah untuk belajar dan berbagi ilmu blogging dengan smart nyaman dan tentunya berpenghasilan.

Kelas Blogging Pertama

Sesepuh BoBe
BoBe adalah perkumpulan atau komunitas menulis. Medianya tent saja adalah blog, bisa menggunakan blogger, wordpress, medsos maupun media lainnya. Ini adalah tahun kedua BoBe. Saat perayaan satu tahun BoBe ada kegiatan rutin yang dilakukan setiap satu bulan sekali, sebagai anggota baru saya sangat menanti-nanti kegiatan pertemuan ini. Pertemuan ini biasa di sebut Kopi darat atau kopdar.
Banyak ilmu baru dan teman baru, beberapa mungkin sudah sering berjumpa di media sosial akhirnya dapalam kopdar dapat berjumpa secara langsung juga.

Setelah memasuki tahun kedua BoBem, istilah Kopdar diganti menjadi kelas Blogging.

Kelas Blogging pertama
Agenda kelas ini diadakan setiap pekan ketiga setiap bulannya, dimulai pukul 13.30-15.30. Pada kelas pertama tersebut saya sudah mendaftarkan diri jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan. Kelas Blogging pertama dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2017, 1 hari setelah kegiatan trip ke pulau tikus yang juga dilaksanakan oleh BoBe.

Baca juga :

Namun sayang pada kelas Blogging tersebut saya batal ikut karena mendapat musibah kecelakaan pada malam harinya, namun karena komunitas ini adalah komunitas yang menggunakan alat-alat multimedia saya tetap dapat mengikuti dan memantau kegiatan melalui Whatshap, instagram, twitter Facebook mauun reiew di blog oleh teman-teman yang dapat hadir.

Bedanya mereka merasakan secara langsung lingkungan kelas yang dilaksanakan dan saya hanya memantau, dan yang paling menyedihkan adalah mereka dapat berselfi ria, sementara saya hanya dapat melihat gambar maupun video dokumentasinya. :'(
Memang teknologi dapat menjadikan yang tidak ada menjadi ada namun ada yang kurang dalam kenyataannya jika photo dokumentasinya saya edit dan dibuat ada saya disana.

Materi yang disampaikan oleh Ketua BoBe, kakak Milda Ini adalah All Of bout Reiew.

Baca juga :
Kelas BoBe

Kelas BoBe
Kelas Blogging ini karena dilaksanakan dan di sponsori oleh Central Elektro (CE) maka action yang langsung dilaksanakan adalah mereview tentang CE. Tujuannya tentu saja adalah untuk mengasah kemampuan sobat BoBe mengenai reiew Produk jasa. Ada hadiah juga yang akan didapatkan oleh peserta yang menang. Kipas angin, Kompor gas dan blender. Tujuan dari hadiah tersebut adalah untuk memotiasi sobat BoBe agar semakin bersemangat menulis. Tulisan yang baik tentu adalah tulisan yang memapu menjadi influencer (irus) bagi pembaca. Tulisan yang dapat memotiasi, mempengaruhi, mengubah sudut pandang, menjadikan pembacanya tahu maupun hal-hal positif-positif lainnya.

Semoga pada kelas blogging selanjutnya saya dapat ikut serta, insyaAllah.

Share on Google Plus

About Komando Badar

9 komentar:

  1. Ajak ajak kak kalau mau daki,,,

    BalasHapus
  2. ajak donk klo mau hiking,, masih penasaran gimana sensasi ny.. Sepertinya seru.. (>.<)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sensasinya seru kak. Bakalan banyak pengalaman yang di dapatkan. N jika ingin tahu karakter teman dekatmu ajaklah mendaki gunung.

      Hapus
  3. Koq aku jadi ingat waktu di banyuwangi. Aku pernah mendaki gunung dari jam 3 subuh sampe jam 6 pagi. Dan aku pun bertemu dengan orang asing sekaligus foto bareng mereka. Aku bener2 seneng banget bisa mendaki gunung bersama teman kursus aku waktu masih di Kediri 2 tahun yang lalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya kak. Mendaki adalah aktifitas yang menyenangkan. Bahkan saat ini sudah termasuk olahraga juga.

      Hapus
  4. Koq aku jadi ingat waktu di banyuwangi. Aku pernah mendaki gunung dari jam 3 subuh sampe jam 6 pagi. Dan aku pun bertemu dengan orang asing sekaligus foto bareng mereka. Aku bener2 seneng banget bisa mendaki gunung bersama teman kursus aku waktu masih di Kediri 2 tahun yang lalu.

    BalasHapus
  5. Anak gunung ternyata si zefron nih. Share2 foto gunung yang sudah didaki keknya bagus tu ze

    BalasHapus
  6. pernah sekali ndaki ke bukit kaba. Mlam pula. ngeri ngeri seruu .. Sukses untuk petsiapannya yah para Bobe

    BalasHapus