"Kalau kau bukan anak raja, dan kau bukan anak seorang ulama besar, maka jadilah penulis" Al - Ghazali.

Memperpanjang Usia Dengan Silaturrahmi

Memperpanjang Usia Dengan Silaturrahmi
Oleh : Zefpron

Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakatuhu. 
Dokumentasi : Zefpron
Satu bulan sudah pelaksanaan puasa ramadhan. Saatnya umat islam bergembira dengan hadirnya hari yang yang fitri. Tanggal 1 Syawal umat Islam merayakan hari kemenangan mereka yakni Idul Fitri. Di Indonesia lebih dikenal dengan Lebaran. Setelah Ujian berat yang dilalui dengan menahan lapar dan dahaga akan disucikan dengan adanya hari yang fitrah. Namun euforia kegembiraan lebaran jangan sampai melenakan aktivitas baik yang telah di latih selama bulan ramadhan. Ibadah Shalat sunnah, Infak, sadaqah, puasa serta Tadarus Qur'an. Jika selama bulan ramadhan dapat tuntas dan khatam berulang-ulang, setidaknya tetap dipertahankan, jika selama bulan ramadhan sanggup membaca hingga satu juz, setidaknya di luar ramadhan dapat membaca satu lembar bolak balik al-Qur'an.
Adanya lebaran menjadi rutinitas untuk pulang kampung atau mudik menjumpai keluarga tercinta yang tentu sudah lama tidak berjumpa. Selain karena jarak yang mungkin jauh membentang, kesibukan yang menjadi salah satu sebab tidak terbangunnya hubungan silaturrahim dengan baik. Tumpukan arsip dan kertas-kertas kerja yang perlu segera diselesaikan. Sehingga moment lebaran ini juga menjadi sarana untuk saling mengunjungi antar tetangga maupun teman lama yang selalu disibukkan dengan rutinitas pekerjaan sehari-hari. Bagi anak-anak kesempatan untuk mengumpulkan pundi-pundi uang dengan adanya istilah THR.

Untuk Pejabat-pejabat pemerintahan adanya lebaran menjadi wadah untuk bersilaturrahmi dengan masyarakat yang di pimpinnya. Bahkan beberapa pejabat pemerintahan juga mengadakan open house bagi masyarakat yang ingin bersilaturahmi.

Istimewanya lebaran menjadikan waktu saat kita saling bersilaturahmi dan berbagi maaf, baik itu kepada orang tua, mertua, suami, istri, anak-anak, saudara-saudara serta tetangga. Lebaran memang waktu yang sangat tepat untuk saling meminta dan memberi maaf, terkadang kita merasa angkuh, takut bahkan malu untuk meminta maaf kepada orang yang pernah kita sakiti, Namun saat lebaran rasa angkuh, takut dan malu itu hilang dan berubah menjadi semangat untuk saling memberi maaf. Saling memberi maaf itu sangat penting karena sifat saling memaafkan dapat memperpanjang usia. Sebagaimana kisah Nabi Daud yang dikutip dari Mutiara Hikmah dalam 1001 Kisah, Tim Poliyama Widya Pustaka. 

Suatu hari malaikat Izrail, malaikat pencabut nyawa, memberi tahu Nabi Daud a.s., bahwa si Fulan tinggal enam hari lagi akan dicabut nyawanya. Jam berganti jam, hari berganti hari. Lewatlah deadline yang disampaikan oleh Izrail tentang si Fulan itu, tetapi nyatanya si Fulan itu masih tetap saja hidup terus. Maka, bertanyalah Nabi Daud kepada Izrail perihal kejadian ini.

“Mengapa si Fulan masih saja hidup terus, padahal engkau katakan beberapa hari yang lalu umurnya tinggal enam hari lagi, ya Izrail ? Sekarang enam hari sudah berlalu sejak kau mengatakannya padaku, apakah maksudnya ini ?

“Sebetulnya, aku sudah akan mencabut nyawanya tepat di hari yang aku katakan padamu itu. Tetapi, kemudian Allah memerintahkan kepadaku agar menunda dulu hal itu.” Izrail memberi penjelasan kepada Nabi Daud.

“Mengapa demikian, ya Izrail?” Tanya Nabi Daud.

“Sejak hal itu aku katakan kepadamu, si Fulan tampak rajin menyambang tali persaudaraan dengan sesama saudaranya yang sudah putus. Karena itu, Allah memberi tambahan umur selama 20 tahun kepadanya.” Jawab Izrail.

Itulah sepenggal kisah tentang saling menyambung silaturrahmi dimana saling menyambung silaturrahmi dapat menambah usia, semoga momentum lebaran ini dapat kita jadi wadah untuk saling bersilaturrahmi dan berbagi maaf, sehingga kita diberi tambahan usia agar selalu dapat meningkatkabn amal dan ibadah kita.

Wasiat Penutup Para Rasul

Menyambung tali silaturrahim adalah wasiat penutup para rasul.  Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,  اِتَّقُوْا اللهَ وَصِلُوْا أَرْحَامَكُمْ “Takutlah kepada Allah dan sambunglah tali silaturrahim.” (HR. Baihaqi. Dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani).

Juga sabda beliau, “Sebarkan salam, sambunglah tali silaturrahim, shalatlah di malam hari di saat manusia terlelap tidur, niscaya kamu akan masuk surga dengan selamat.” (HR. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah). Sabda beliau, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.” (HR. Bukhari).

Keutamaan Menyambung Tali Silaturrahmi
Pahala di Dunia Pahala yang akan dipetik oleh seseorang yang menyambung tali silaturrahim di dunia adalah:
1. Dilapangkan rezekinya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ رِزْقُهُ أَوْ يُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ “Barangsiapa yang senang agar dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim.” (HR. Bukhari). Ternyata, melupakan silaturrahim dengan alasan sibuk mencari rezki, malah menjadikan rezki kita sempit.

2. Orang yang menyambung tali silaturrahim biasanya tidak akan menemui masa sulit Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Tidaklah sebuah keluarga yang gemar menyambung tali silaturrahim kemudian mereka akan meminta-minta.” (HR. Ibnu Hibban, dinyatakan shahih oleh Al Albani). Perbanyaklah silaturrahim, maka Allah akan mencukupi Anda.

3. Dipanjangkan umurnya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, صِلَةُ الرَّحِمِ تَزِيْدُ فِيْ الْعُمْرِ ، وَصَدَقَةُ السِّرَّ تُطْفِئُ غَضَبَ الرَّبِّ “Silaturrahim dapat menambah umur, sedangkan sedekah dengan sembunyi-semunyi dapat meredam murka Allah.” (HR. Ath-Thabrani, dinyatakan hasan oleh Al Albani).

4. Akan diperbanyak anak keturunannya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sesungguhnya ketaatan yang akan disegerakan pahalanya adalah menyambung tali silaturrahim, bahkan sekiranya sebuah keluarga saling menyambung tali silaturrahim, meskipun mereka durhaka, akan dilimpahkan harta benda mereka dan diperbanyak anak keturunan mereka.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud, dinyatakan shahih oleh Al Albani). Silaturrahim, rupanya bisa jadi tips bagi Anda yang ingin segera mendapatkan keturunan. Selamat mencoba.

5. Ketaatan yang akan disegerakan pahalanya Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Sambunglah tali silaturrahim kalian. Sesungguhnya tiada sebuah pahala pun yang akan disegerakan (pemberiannya) dibanding dengan pahala menyambung tali silaturrahim.” (Shahih at-Targhib no. 2516).

6. Menghindarkan sebab-sebab su’ul khatimah Rasulullah ? bersabda, “Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya, dilapangkan rezekinya dan dihindarkan dari su’ul khatimah, maka hendaklah ia bertakwa kepada Allah dan menyambung tali silaturrahim.” (HR. Ahmad dan Al Hakim, dishahihkan al Albani).

7. Dimakmurkan negerinya Dalam sebuah sabdanya, baginda Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam mengingatkan kita tentang salah satu keutamaan menyambung tali silaturrahim, “Menyambung tali silaturrahim adalah akhlak yang baik, dan berbuat baik kepada tetangga dapat memakmurkan negeri dan menambah umur.” (HR. Ahmad, dinyatakan shahih oleh Al Albani). Barangkali, di antara penyebab mengapa negeri ini sering dilanda bencana adalah karena penduduknya tak lagi menjalin tali silaturrahim. Sibuk dengan urusan pribadi, menjadikan kita lupa saling sapa dan saling mengunjungi.

8. Allah akan menyambungnya Barangsiapa yang disambungkan oleh Allah Subhaanahu Wata’ala, maka tidak akan terputus sama sekali. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,“Allah berfirman kepada tali silaturrahim, “Tidakkah engkau ridha bila Aku sambung seseorang yang menyambungmu?” (HR. Bukhari dan Muslim).

B. Pahala di Akhirat
1. Menjadi benteng baginya di dalam kubur
Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sesungguhnya jenazah akan mendengar suara terompah kalian ketika kalian pergi meninggalkannya. Apabila ia seorang mukmin, maka (pahala) shalat berada di kepalanya, (pahala) zakat berada di sebelah kanannya, (pahala) puasa berada di sebelah kirinya. Sedangkan (pahala) amalan-amalan kebaikan berupa sedekah, silaturrahim, kemakrufan, dan berbuat baik kepada manusia akan berada di kakinya. Ia akan didatangi (malaikat) melalui kepalanya, maka shalat berkata, “Tiada pintu masuk dari arahku.” Lalu ia didatangi melalui sebelah kanannya, maka zakat berkata, “Tiada pintu masuk dari arahku.” Lalu ia didatangi dari sebelah kiri, maka puasa berkata, “Tiada pintu masuk dari arahku.” Lalu ia didatangi oleh kedua kakinya, maka amalan-amalan kebaikan berkata, “Tiada pintu masuk dari arahku.” Kemudian dikatakan kepada si mayit, “Duduklah!” (HR. Ibnu Hibban, dihasankan oleh Al Albani).

2. Sebab seseorang masuk surga
Menyambung silaturrahim adalah salah satu sebab dimasukkannya seseorang ke dalam surga. Dari Abu Ayyub al Anshari ? bahwasanya ada seorang lelaki yang bertanya (kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam), “Beritahukanlah kepada tentang suatu amalan yang dapat memasukkan seseorang ke dalam surga. Maka Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Hendaklah engkau menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, mendirikan shalat, membayar zakat dan menyambung tali silaturrahim.” (HR. Al Bukhari).

3. Amalan yang paling dicintai Allah   
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, أحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلىَ اللهِ إِيْمَانٌ بِاللهِ ثُمَّ صِلَةُ الرَّحِمِ ثُمَّ الْأَمْرُ بِالْمَعْرُوْفِ وَالنَّهْىُ عَنِ الْمُنْكَرِ “Amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah beriman kepada Allah, lalu menyambung tali silaturrahim, lalu beramal makruf nahi munkar.” (HR. Abu Ya’la, dinyatakan shahih oleh Al Albani).

Tulisan ini dibuat dalam rangka menjawab tantangan #nulisserempak Blogger Bengkulu (BoBe) tentang #lebarandibengkulu

Baca juga :
Share on Google Plus

About Komando Badar TV

5 komentar:

  1. Bagus artikelnya Mas. Semoga Bermanfaat untuk menambah wawasan pembaca tentang silaturahmi.

    BalasHapus
  2. Silaturrahmi penguat ukhuwah dan memperluas rezeki, good artikel bro.

    BalasHapus
  3. Silaturahmi menjadi obat yang mujarab ya utk memperpanjang umur, arrikelnya kereen

    BalasHapus
  4. terima kasih sudah diingatkan kembali

    BalasHapus
  5. Silaturahmi ini jangan dilakukan di hari raya saja, tapi setiap saat. Terlebih mengunjungi sanak family akan menjadikan tali persaudaraaan semakin kokoh..

    BalasHapus