"Kalau kau bukan anak raja, dan kau bukan anak seorang ulama besar, maka jadilah penulis" Al - Ghazali.

Dinamika Pasar Panorama

Semrautnya pasar panorama, salah satu penyebabnya adalah adanya Pungli yang dilakukan oleh oknum pejabat. 

Terkait hal tersebut sebagaimana berita yang di Ekspos oleh Media Online Pedomanbengkulu.com :

Soal Pungli Pasar Panorama, Kadis LH Terancam Dicopot

Dokumentasi Pedomanbengkulu.com

Media Online PedomanBengkulu.com, BENGKULU – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu, Syarnubi, terancam dicopot dari jabatannya, terkait pemeriksaan kasus Pungutan Liar (Pungli) di Pasar Panorama. Demikian disampaikan Sekretaris Daerah kota, Marjon, Kamis (13/4).

“Ketika sudah ditetapkan Aparat Penegak Hukum dan terbukti, berarti dia tidak bisa bekerja lagi, kalau dia punya jabatan maka jabatannya akan ditarik,” kata Marjon.

Menurut Marjon, pemberantasan tindak pidana pungutan liar (Pungli) sudah menjadi komitmen pemerintah Kota Bengkulu yang sudah dibentuk tim Saber Pungli sesuai SK Walikota. Sehingga, jika dalam proses tersebut ditemukan adanya keterlibatan oleh pejabat di lingkungan Pemerintah Kota, maka secara otomatis dan tanpa toleransi akan diberikan tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku, karena dianggap tidak lagi wajar menjadi pejabat yang tugasnya melayani masyarakat.

Namun, dirinya masih berprasangka baik terhadap yang bersangkutan bahwa tidak ada keterlibatan apapun terkait persoalan tersebut. Terlebih lagi, saat dilakukan pemeriksaan oleh Polda status Kepala Dinas LH masih sebagai saksi.

“Untuk sementara ini sudah ditanggani oleh aparat. Ya jadi kita tunggu saja prosesnya. Kita tunggu keputusan aparat terkait statusnya apa,” tandas Marjon.

Diketahui, 11 April lalu Kepala DLH Kota dipanggil oleh Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Bengkulu terkait pungutan retribusi pengolahan sampah yang tidak sesuai dengan ketentuan Perda Nomor 5 Tahun 20011 Tentang Retribusi dan Perda Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Pengolahan Sampah. Namun hingga saat ini pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut, jika terbukti ada aliran dana yang diterima oleh pejabat kota ini maka dipastikan statusnya akan dinaikan dari saksi menjadi tersangka seusai aturan yang berlaku.

Sumber : http://pedomanbengkulu.com/

Setelah adanaya ekspos media ini, tentu saja banyak pihak yang berharap agar pemerintah dapat secara tegas menindak pelaku. Serta selalu mengawasi secara ketat agar tidak terulang kembali kejadian yang sama.

Sebagai putra daerah kita tentu sangat mendambangkan kemajuan untuk daerah kita.

Info terkait dengan pasar panorama dapat juga membaca postingan rekan saya -- http://katapura.com/pasar-panorama/

Tulisan ini untuk menjawab tantangan #NulisSerempak oleh #bloggerbengkulu mengenai #PasardiBengkulu
Share on Google Plus

About Zefpron Saputra

5 komentar:

  1. Pungli. Pernah liat langsung orang yang nagih ke para pedagang. Sewa lapak, katanya. Abis itu ga ngerti juga dananya ke mana.

    BalasHapus
  2. Dari dulu sampai sekarang masalah pasar panorama ga abis ya. www.kopicurup.com

    BalasHapus
  3. semoga ga ada lagi yang namanya pungli2 ini ya, ini bisa merusak perekonomian pasar

    BalasHapus
  4. hemm pungli yah, saya bingung belahan mana lagi dari Kota Bengkulu ini yang bebas pungli yah ....kalu dipikirin bisa2 ndak mau ke mana2 alias cuman mau mendok doank di rumah

    BalasHapus
  5. Pungli gak da habisnya.. karena mereka pnya org kuat dibelakangnya.. nice artikel bro.. visit balik bro.. Mata Air Ilmu

    BalasHapus